banner sistem operasi dan aplikasi pada komputer

Sistem Operasi dan Aplikasi pada Komputer

Sistem operasi atau biasa disebut OS (operating system) pada komputer mutlak diperlukan. Ibarat kata, seorang pengemudi perlu mengetahui spesifikasi kendaraanya. Pada artikel sebelumnya telah dipaparkan mengenai perangkat keras komputer. Pengemudi mobil setidaknya mengenali bahkan bila perlu paham “mesin” yang digunakannya.

Sistem operasi atau OS merupakan program induk dalam sebuah komputer. OS menyediakan fitur-fitur yang dibutuhkan oleh pengguna untuk melakukan pekerjaan tertentu. Sebuah komputer tidak mungkin dioperasikan tanpa kehadiran OS. Baik itu komputer personal, laptop, atau bahkan gadget sekalipun.

sistem operasi dari beberapa platform
Sistem Operasi berbagai Platform (sumber: howtogeek.com)

Secara umum fungsi sistem operasi bagi komputer adalah;

  • Melakukan konfigurasi atau pengaturan terhadap perangkat keras yang ada pada komputer.
  • Melakukan manajemen berbagai macam aplikasi yang digunakan untuk melakukan pekerjaan.
  • Melakukan koordinasi antara komputer dengan komputer lain ataupun perangkat tambahan lainnya.
  • Melakukan konfigurasi atau pengaturan dasar yang dibutuhkan.
  • Menyajikan tampilan dari hasil instruksi yang pengguna berikan.

Sistem Operasi Memiliki Fungsi yang Kompleks

Perangkat keras yang terpasang pada komputer seperti prosesor, memori RAM, hardisk, dan lainya dapat diatur melalui OS. Sistem operasi memberikan instruksi kepada prosesor dan memori RAM ketika terjadi pemrosesan data. Hardisk sebagai tempat penyimpanan dapat dikonfigurasi menggunakan OS. Seperti pembagian partisi sampai melakukan maintenance hardisk itu sendiri.

Pekerjaan apa yang lazim kita lakukan menggunakan komputer? Pekerjaan yang berhubungan dengan dokumen seperti mengetik, mengkalkulasi, membuat presentasi? Atau pekerjaan yang berhubungan dengan hiburan dan komunikasi seperti browsing dan mengakses sosial media? Tentu pekerjaan tersebut membutuhkan aplikasi khusus. Misalnya microsoft office untuk urusan dokumen dan mozilla firefox untuk browsing. Aplikasi tersebut tidak dapat berdiri sendiri tanpa “menempel” pada sistem operasi.

Pada saat menggunakan aplikasi sosial media untuk chatting dengan komputer orang lain. OS hadir untuk menjembatani proses komunikasi tersebut. Pertama, kita akan melakukan koneksi internet melalui kabel atau nirkabel (wireless). Dalam berkomunikasi pada sebuah jaringan komputer diperlukan sebuah internet protokol atau IP. Flashback lagi pada pembahasan yang lalu mengenai jaringan komputer.

Baca Juga: Bagian-Bagian Komputer dan Cara Kerjanya

Pernah diminta password saat membuka komputer? setelah itu, pernahkah kita melakukan pengaturan tampilan seperti wallpaper, screensaver, dan lainnya? Termasuk fungsi pengaturan bahasa, tanggal, waktu, manajemen daya itu adalah fungsi dasar sebuah operating system. Beberapa dari kita mungkin jarang atau bahkan tidak memperhatikan hal tersebut. Padahal OS diciptakan dengan fungsi yang membantu kinerja manusia.

Setelah melalui pemrosesan yang “njlimet”, tugas OS adalah menampilkan hasil melalui layar monitor. Hasil tersebut dapat berupa data-data pekerjaan kita atau sekumpulan data yang ada di Internet. Melalui port display, komputer menyajikan hasil “karya”nya kepada pengguna. Karakteristik tampilan OS dari berbagai platformpun memiliki keunikan tersendiri.

Pilihan Platform yang tersedia di pasaran

Sampai saat Anda membaca artikel ini, sudah tahukah sistem operasi apa yang Anda pakai? Setidaknya ada “the big four” sistem operasi yand digunakan oleh sebagian besar penduduk di dunia. Meskipun kalau ditelusuri ada beberapa platform lainnya, namun jumlahnya tidak terlalu signifikan digunakan.

Apa saja sistem operasi 4 besar tersebut;

  • Microsoft Windows
  • Macinthos OS
  • Linux
  • Android

Microsoft Windows, “mainstream” OS

Microsoft Windows, siapa yang tidak kenal OS satu ini? Apalagi disandingkan dengan nama Bill Gates, tentunya dunia mengenalnya. Artikel ini tidak akan membahas secara spesifik historis OS windows dari A – Z. Bagi generasi Z yang lahir antara tahun 1995 sampai tahun 2010, bisa dikatakan OS windows yang familiar adalah XP atau Seven.

perkembangan windows dari masa ke masa
Generasi OS Windows (sumber: nicepng.com)

Pun demikian bagi generasi Y yang lahir antara tahun 1980 sampai tahun 1990. OS windows yang sudah dapat dikatakan modern adalah XP. Pendahulu sistem operasi windows XP sebelumnya adalah windows 95 yang disempurnakan dengan versi terbaru windows 98. Antarmuka sistem operasi ini sudah sangat canggih pada masa itu.

Sistem Operasi Microsoft Windows XP

Sejak dirilis pada tahun 2001, windows XP sudah mendapatkan sambutan yang luar biasa. Sedikit berbagi pengalaman saja waktu sekolah SMA pada tahun 2005. Masa dimana warung internet atau lebih dikenal dengan nama Warnet. Beberapa komputer yang disediakan untuk browsing sebagian menggunakan windows 98 dan sebagian menggunakan windows XP.

Lalu apa keunggulannya? Windows XP memiliki tampilan yang bersih dan enak dipandang. Karena dukungan teknologi grafis dengan resolusi yang semakin tinggi. Ditambah beberapa aplikasi yang disupport oleh windows XP, jumlahnya cukup banyak. Bahkan tersedia aplikasi kostumisasi tema OS windows yang menurut saya mantul (mantap betul). Jadi pekerjaan yang menyenangkan adalah gonta-ganti tema hehehe…

Windows 7, sistem operasi yang menolak punah

Setelah kemunculannya pada 2009, windows 7 sedikit demi sedikit naik tahta menggantikan XP. Sebelum si “Seven” muncul, pendahulu setelah XP adalah windows vista. Namun karena beberapa kekurangan yang muncul pada OS ini, namanya pun perlahan meredup. Maka untuk mengobati kekecewaan pengguna windows dirilislah seven.

Sampai detik ini, penulis pada beberapa laptop masih menggunakan OS windows 7. Pilihan itu dilakukan bukan tanpa alasan. Yang pertama adalah windows 7 merupakan OS yang cukup stabil. Dapat dikatakan jarang “ngadat” ketika diajak bekerja. Alasan yang kedua adalah perangkat keras hanya mendukung OS minimal windows 7.

Baca Juga: Grammarly, Situs Penyedia Layanan Cek Grammar secara Online

Windows 10, “The All New” OS windows saat ini

Sama seperti seven, sebelum kemunculan windows 10 pendahulu yang sesungguhnya adalah windows 8. Penulis pernah mencoba beberapa kali si “eight” ini. User interface atau antarmuka pengguna OS ini lumayan bagus. Mungkin ingin berbeda dari kompetitor, tombol start berlogo windows yang menjadi icon tidak terlihat lagi. Posisinya yang berada sejajar dengan taskbar digantikan dengan tampilan penuh satu layar.

Untuk pengguna komputer tablet atau komputer yang mendukung panel layar sentuh. Bentuk baru ini mungkin lebih menyenangkan. Namun bagi yang tidak demikian, fungsionalitasnya dirasa kurang baik. Muncul dengan perpindahan yang mengusung konsep aero dinamis. Dari sisi respon, windows 8 dirasa sangat kurang bahkan pada komputer low end terasa “lemot”.

Munculnya windows 10 pada 2015 menyempurnakan beberapa kekurangan pada pendahulunya. Tampil dengan tombol start yang lebih tegas dan progresif. Seakan menunjukkan bahwa windows 10 adalah OS masa depan. Sisi aero dinamisnya masih dipertahankan sebagai fitur unggulan untuk memanjakan mata pengguna.

Tentu microsoft memberikan dukungan penuh bagi pengguna windows 10. Fitur-fitur unggulan seperti cortana, diberikan untuk memberikan pengalaman teknologi masa depan. Di era yang serba internet, fitur-fitur yang disematkan pada OS ini memerlukan akses internet untuk beroperasi. Microsoft ingin melakukan sinkronisasi komputer kita dengan dukungan pembaruan yang real time.

Machintos, “Exclusive” OS

Apple adalah salah satu nama besar raksasa teknologi di dunia dengan eksklusifitas setiap produknya. Nampaknya steve jobs ingin menempatkan Apple sebagai brand yang limited edition dan unik. Setiap perangkat keluaran perusahaan berlogo apel “krowak” (apel yang tidak utuh) dipastikan tersemat Mac OS atau OS X.

tampilan muka sistem operasi mac OS x
Tampilan antarmuka Mac OS X (sumber: grid.id)

Sampai saat ini, penulis belum pernah mencoba OS X besutan Apple. Salah satu teman pengguna Macbook Pro, salah satu lini produk laptop Apple. Mengatakan bahwa OS X hanya akan berjalan stabil pada perangkat yang sesuai. Artinya, OS tersebut stabil berjalan pada produk-produk Apple. Bisa saja perangkat lain menggunakannya namun dengan spesifikasi yang harus mumpuni.

Beberapa karakteristik Mac OS yang penulis dapat sharing adalah mengenai visualnya. Tampil dengan layar utama yang diletakkan fitur “docking” menu. Dimana menu yang berisi beberapa aplikasi tampil secara melayang. Pada jendela “explore” seperti di OS windows, identik dengan warna abu-abu. Plus 3 icon minimize, maximize, dan close yang identik dengan 3 warna yang berbeda.

Secara singkat, OS X secara publik muncul pertama kali pada tahun 2001. OS ini menggunakan penamaan hewan seperti; Cheetah, Puma, Jaguar, Panther, Tiger, Leopard, Snow Leopard, Lion, dan Snow Lion. Penamaan berikutnya pada versi 10.9 sampai 10.12 sudah menggunakan istilah unik lain seperti; Mavericks, Yosemite, El Capitan, dan Sierra.

Bagi “Mac Lovers”, sebutan bagi pengguna produk komputasi Apple, memilih OS X bukan tanpa pertimbangan. Jika dibandingkan dengan pengguna windows, tentu secara statistik OS X lebih sedikit. Maka yang diperlukan adalah tingkat kompatibilitasnya dengan pengguna OS lain. Apakah setiap pekerjaan yang dikerjakan dapat “diterima” windows? Apakah dukungan perangkat keras tersedia dipasaran? Mengingat produk Apple adalah brand yang eksklusif.

Linux, Sang Legenda Sistem Operasi “Open Source”

Linux merupakan OS “merdeka” untuk digunakan pada perangkat komputer apapun. Dengan lisensi GNU GPL (General Public License) yang mengakibatkan penggunaan OS secara bebas. Berbeda dengan windows dan mac OS yang harus membayar ketika harus menggunakan. Linux memberikan setiap pengguna untuk merasakan fitur-fitur OSnya secara cuma-cuma.

beberapa pilihan distro linux
Distro Linux (sumber: zaki1104.blogspot.com)

Linus Torvalds, merupakan aktor dibalik kesuksesan perkembangan linux di seluruh dunia. Linux merupakan OS dengan jenis atau biasa disebut “distro” atau distribusi linux. Jumlahnya lebih banyak daripada OS raksasa sebelumnya. Distro linux merupakan paket OS linux yang dikembangkan oleh siapapun. Biasanya dibuat oleh beberapa komunitas yang tergabung dalam proyek pengembangan distro linux yang sama.

OS Linux adalah andalan bagi orang-orang yang dapat dikatakan expert dalam bidang IT. Dalam komputasi server, salah satu OS selain windows server yang dipilih adalah Linux. Kahandalan dan kestabilannya tidak dapat diragukan dalam menjalankan tugas-tugas server. Namun dalam sisi penerimaan masyarakat awam, Linux kurang diminati. Antarmuka yang sedikit membingunkan serta proses instalasi yang rumit menjadi alasannya.

Tak dapat dibantah bahwa, Linux adalah opsi terbaik bagi pengguna yang tidak ingin membayar lisensi. Mungkin dalam skala penggunaan OS berbayar secara personal tidak masalah, namun penggunaan komersil tidak demikian. Tapi kesadaran akan penghargaan atas hak kekayaan intelektual menjadi faktor penting dalam hal ini.

Beberapa distro Linux yang dapat digunakan seperti; Ubuntu, Debian, Fedora, CentOS, Kali Linux, Slackware, openSUSE, Red Hat Linux, ClearOS, Gentoo Linux, Arch Linux, Linux Mint, Elementary OS, dan Manjaro. Masing-masing distro di atas mempunyai derivatif atau turunannya. Bingung pilih yang mana? Ada baiknya di browsing satu per satu, mungkin Anda tertarik menggunakannya.

Android, “Newcomer” OS

Siapa bilang OS Android hanya untuk perangkat mobile? Sebagai pendatang baru Android memang mengawali pengembangan OS pada perangkat mobile. Namun, saat ini Android sebagai OS dengan tipikal “open source” ingin bersaing dengan pendahulunya, Linux. Meskipun demikian, Linux masih menjadi induk bagi pengembangan OS dengan sumber terbuka. Tak terkecuali Android, yang mengadopsi “core” dari Linux.

tampilan antarmuka sistem operasi android
Salah satu tampilan antarmuka OS Andoid (sumber: warnetgea.com)

Beberapa varian OS Android yang bisa dicoba seperti; Remix OS, Phoenix OS, Bliss OS, Openthos, Android X86, dan Prime OS. Agaknya OS ini cocok digunakan pada komputer dengan “dapur pacu” kelas low – middle end. Dimana kebutuhan pekerjaan yang dilakukan tidak terlalu berat. Tentunya, OS ini akan didukung oleh sang maestro Google dalam setiap fitur dan aplikasinya.


Penulis

Sabar, S.Pd., M.Pd. adalah dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi IBMT Surabaya. Mengampuh mata kuliah Aplikasi Komputer dan Manajemen Informasi Sistem.

Kontak:

Tinggalkan komentar

Open chat
Diskusi yuk...