Optimalisasi Smartphone untuk Outdoor Activity

Optimalisasi Smartphone untuk Outdoor Activity 2019

Optimalisasi smartphone bagi generasi millenials untuk kegiatan alam bebas cukup penting. Bukan hanya sebagai sarana hiburan, namun manfaat smartphone dapat lebih luas jika digunakan dengan baik. Khususnya bagi millenials yang suka dengan kegiatan alam bebas seperti mendaki gunung, travelling, dan sebagainya. Sebagai bentuk kepedulian kepada para pegiat alam bebas, komunitas Jejak Petualang chapter Jawa Timur mengadakan kegiatan yang berfaedah.

Acara ini merupakan kolaborasi beberapa komunitas atau organisasi pegiat alam bebas. Untuk kepemanduan gunung tentunya sudah tidak asing lagi dengan APGI (Asosiasi Pecinta Gunung Indonesia). APGI merupakan organisasi yang saat ini fokus untuk menghasilkan profesi Pemandu Gunung Indonesia yang profesional. Keprofesionalannya dibuktikan dengan pencapaian Sertifikasi Kompetensi Tingkat Nasional maupun Internasional.

Organisasi berikutnya adalah Adventure Camp yang fokus pada edukasi pegiat alam bebas agar cerdas dan bijak. Setelah sukses pada event yang diselenggarakan pada Juli 2019, kini mereka akan berbagi ilmu di acara gathering ini. Dan yang terakhir adalah PRENS (Perkumpulan Relawan Nusantara) yang akan memberikan ilmu seputar tanggap darurat bagi pegiat alam bebas. Ketiganya akan diramu dengan trend saat ini, yakni teknologi digital bagi generasi millenials.

Flyer-Gathering-4-JPERS-Jatim-2019-skulaedu
Sumber: Dokumen JPERS Jatim

Baca Juga: Tips Mengajarkan Anak Mandiri, Bisa untuk Praktik dirumah!

Berlokasi di Bumi Perkemahan Advent, Prigen Pasuruan-Jawa Timur. Acara ini akan di isi oleh narasumber yang sudah kompeten dan berpengalaman. Yudi Kurniawan dari PRENS, Mohammad Anshori dari Adventure Camp, dan Tony Zulkarnain dari APGI Jatim. Cek masing-masing IG Bio-nya ya guys, biar semakin greget !!! Yang sudah malang melintang di dunia alam bebas pasti sudah Ngeh dengan mereka.

Optimalisasi smartphone untuk kegiatan alam bebas bersama dengan komunitas sadar bencana serta pemanduan gunung akan diselenggarakan pada 29 November 2019 sampai 1 Desember 2019. Biaya pendaftaran cukup terjangkau, 150 ribu untuk perorangan dan 375 ribu untuk tim yang terdiri dari 3 orang. Biaya tersebut sudah termasuk tiket masuk bumi perkemahan, baseslayer, handout materi, sertifikat, dan makan siang 2 kali.

Tentu kegiatan ini memberikan manfaat yang lebih besar jika dibandingkan cost yang kita keluarkan. Selain sebagai wahana rekreasi, acara ini memberikan ilmu dan pengalaman yang banyak. Khususnya bagi pegiat kegiatan alam bebas yang perlu memiliki pengetahuan, keterampilan, agar lebih cerdas dan bijak. Mari menjadi generasi millenials yang mampu memanfaatkan kecanggihan smartphone untuk membaca situasi dan kondisi. Serta mampu tanggap dan antisipatif akan resiko bahaya dan bencana.

Informasi Pendaftaran:
Lea (0813-3677-4078)
SR (08585-226464-8)

Link Pendaftaran klik Di sini!

Tinggalkan komentar

Open chat
Diskusi yuk...